Halloween party ideas 2015


BANGTEKNO.COM
- Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan jadwal resmi seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada 29 Juni 2021.

Seleksi CASN tahun ini meliputi pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengatakan, pendaftaran seleksi CASN (baik CPNS maupun PPPK) akan dibuka mulai hari ini, Rabu (30/6/2021).

"Begitu kami mengumumkan 30 Juni besok, maka sekaligus bisa dibuka pendaftaran. Pendaftaran menurut PP itu harus dibuka sekurang-kurangnya 3 minggu kalender," kata Suherman, dalam konferensi pers BKN yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (29/6/2021).

Lantas, siapa saja yang bisa mendaftar CPNS 2021, apa dokumen dan syarat yang dibutuhkan?

Mengutip Kompas.com, Selasa (29/6/2021), untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh pelamar CPNS adalah sebagai berikut:

  1.     Warga negara Indonesia (WNI)
  2.     Berusia minimal 18 dan maksimal 35 tahun saat mendaftar
  3.     Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun dan lebih
  4.     Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai PNS/prajurit TNI/ Kepolisian Negara RI
  5.     Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta
  6.     Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI atau anggota Kepolisian Negara RI
  7.     Tidak menjadi anggota atau pengurus parpol atau terlibat politik praktis
  8.     Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan
  9.     Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar
  10.     Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah
  11.     Persyaratan lain sesuai kebutuhan setiap instansi yang dilamar.


Dokumen

Melansir laman SSCASN, berikut adalah dokumen yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti seleksi CPNS 2021:

  1.     Scan Pasfoto berlatar belakang merah maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
  2.     Scan Swafoto maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
  3.     Scan KTP maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
  4.     Scan Surat Lamaran maksimal 300 Kb bertipe file pdf.
  5.     Scan Ijazah + Serdik/STR maksimal 800 Kb bertipe file pdf.
  6.     Scan Transkrip Nilai maksimal 500 Kb bertipe file pdf.
  7.     Scan Dokumen Pendukung lainnya maksimal 800 Kb bertipe file pdf.

Pelamar harus memastikan bahwa ukuran file dan jenis file yang akan diunggah tidak melebihi dari batasan masing masing dokumen yang dipersyaratkan di SSCASN.

Apabila melebihi dari batasan ukuran yang ditetapkan, maka secara otomatis file atau dokumen yang Anda unggah akan ditolak oleh sistem.

Agar proses unggah lebih cepat, Anda perlu membersihkan riwayat pelacakan, cache, cookies, gunakan koneksi internet yang stabil, space bandwith yang cukup sehingga dalam pengiriman file atau berkas tidak mengalami kendala.

Berkas fisik untuk seleksi admin tergantung pada kebutuhan masing-masing instansi.

Untuk itu pelamar juga perlu memperhatikan pengumuman dari masing-masing instansi.

Pendaftaran hanya dilakukan di laman https://sscasn.bkn.go.id.

Suherman menjelaskan seleksi akan dilakukan hanya dalam 3 sesi per hari.

"Kalau di masa normal, penerimaan seleksi bisa dilakukan lima sesi per hari, maka di masa pandemi ini kita akan melaksanakannya hanya di tiga sesi di titik lokasi yang sudah diatur sedemikian rupa, sehingga mengurangi risiko penyebaran Covid-19," kata dia.

Berikut ini jadwal lengkap seleksi CASN 2021:

  1.     Pengumuman seleksi ASN: 30 Juni-14 Juli 2021
  2.     Pendaftaran seleksi ASN: 30 Juni-21 Juli 2021
  3.     Pengumuman hasil seleksi administrasi: 28-29 Juli 2021
  4.     Masa sanggah: 30 Juli-1 Agustus 2021
  5.     Jawab sanggah: 30 Juli-8 Agustus 2021
  6.     Pengumuman pasca sanggah: 9 Agustus 2021
  7.     Pelaksanaan SKD: 25 Agustus-4 Oktober 2021
  8.     Pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK Non-guru: Setelah pelaksanaan SKD selesai di masing-masing titik
  9.     Pengumuman hasil SKD: 17-18 Oktober 2021
  10.     Persiapan pelaksanaan SKB: 19 Oktober-1 November 2021
  11.     Pelaksanaan SKB: 19 Oktober-1 November 2021
  12.     Penyampaian hasil integrasi SKD dan SKB serta seleksi PPPK Non-guru: 15-17 Desember 2021
  13.     Pengumuman kelulusan: 18-19 Desember 2021
  14.     Masa sanggah: 20-22 Desember 2021
  15.     Jawab sanggah: 20-29 Desember 2021
  16.     Pengumuman pasca sanggah: 30-31 Desember 2021
  17.     Pengisian DRH: 1-18 Januari 2022
  18.     Usul penetapan NIP/NI PPPK: 19 Januari-18 Februari 2022.


BANGTEKNO.COM
- Komputer atau laptop dengan CPU yang berumur sekitar tiga hingga lima tahun, konon sudah banyak yang dibekali dengan chip TPM.

Namun, untuk memastikannya, pengguna bisa mengecek sendiri apakah perangkat PC mereka dibekali TPM atau tidak.

Caranya adalah dengan menekan tombol "Windows" dan "R" secara bersamaan pada keyboard, atau mengetikkan kata kunci "Run" di menu Start. Lalu, masukkan perintah "tpm.msc" dan klik tombol "OK".

Setelah itu, akan muncul tampilan aplikasi sistem TPM Management. Kemudian, perhatikan baik-baik kolom bertajuk "Status".

Apabila kolom tersebut mengatakan "The TPM is ready for use", maka komputer pengguna dipastikan memiliki TPM, sebagaimana ilustrasi gambar berikut.

Versinya sendiri bisa dilihat di kolom "TPM Manufacturer Information", tepat di bagian "Specification Version" di bagian kanan bawah yang harus menunjukkan versi "2.0".

Status TPM

Namun, apabila kolom Status tadi mengatakan "Compatible TPM cannot be found", maka komputer pengguna tidak dibekali dengan TPM atau chip tersebut dinonaktifkan, sehingga Windows 11 tidak akan bisa dipasang.

Kabar baiknya adalah, jika Anda memiliki prosesor dengan usia tiga hingga lima tahun terakhir, ada kemungkinan Anda dapat mengaktifkan TPM melaui UEFI BIOS.

Caranya sendiri bervariasi tergantung merek perangkat tersebut, sehingga ada baiknya untuk menghubungi pembuat komputer atau laptop yang dimiliki.

Selain melalui TPM Management, pengguna juga bisa dengan mudah memasang aplikasi PC Health Check dari Microsoft untuk mengetahui apakah perangkat mereka bisa dipasang Windows 11 atau tidak.


BANGTEKNO.COM
- Microsoft resmi mengumumkan kehadiran sistem operasi (OS) Windows 11, pada Jumat (25/6/2021).

Windows 11 bisa dipasang di komputer atau laptop dengan prosesor (CPU) dual core atau lebih, dengan kecepatan minimal 1 GHz. Windows 11 membutuhkan minimal RAM 4 GB, dan sisa media penyimpanan (storage) 64 GB.

Meski demikian, ada satu syarat penting yang harus dipenuhi sebuah perangkat yang akan dipasangi Windows 11, yaitu harus memiliki Trusted Platform Module (TPM) versi 2.0.

Sederhananya, TPM adalah modul chip dalam sebuah perangkat PC yang bertugas untuk melindungi berbagai data yang tersimpan di dalam komputer atau laptop dengan sistem enkripsi. (Lihat: Cara Cek TPM di Komputer).

Artinya, apabila perangkat Windows 11 dicuri, pelaku yang tidak bertanggung jawab harus membobol sistem TPM terlebih dahulu apabila ingin membajak beragam file yang ada di dalam perangkat tersebut.

"Komputer masa depan membutuhkan teknologi semacam ini untuk melindungi perangkat dari berbagai serangan siber, baik itu skala kecil maupun skala besar," jelas Microsoft, sebagaimana dikutip KompasTekno dari TomsHardware, Minggu (27/6/2021).

Menurut Microsoft, TPM ini diperlukan untuk melindungi komputer atau laptop pengguna dengan sistem keamanan mumpuni berbasis hardware.


BANGTEKNO.COM
- Cara mengetahui kartu SIM ponsel tidak terbaca dinilai patut untuk diketahui oleh sebagian besar pengguna Smartphone. Hal ini bisa menimpa siapa saja, baik pengguna ponsel Android maupun iOS.

Sederet kemungkinan bisa terjadi yang menyebabkan kartu SIM pada ponsel tidak terbaca. Ini menyebabkan kita tidak bisa berkomunikasi dengan orang terdekat, hingga kesulitan mengakses jaringan internet.

Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan kartu SIM tidak bisa terbaca. Bisa saja karena kartu SIM yang Anda gunakan sudah terlalu lama, atau kuningan pada kartu SIM sudah rusak.

Berikut beberapa cara mengatasi kartu sim tidak terbaca di ponsel iOS atau Android yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. Buka dan Bersihkan Kartu SIM

Disarankan kepada pengguna smartphone untuk membuka slot kartu SIM dan membersihkan kuningan yang berada pada kartu SIM. Biasanya jika terlalu lama tidak dibersihkan, maka terdapat debu di lempengan kuningan kartu SIM.

Cara membersihkan yakni dengan mengambil kain atau tisu kering dan menggosokkannya secara perlahan ke lapisan kuningan yang berada di badan kartu sim.

Jika sudah dibersihkan, maka Anda dapat mencoba kembali kartu SIM tersebut pada ponsel Anda.


2. Atur Kembali Jaringan

Apabila kartu SIM tidak terbaca, maka disarankan untuk memindahkan kartu sim ke slot yang lainnya.

Jika ponsel Anda dilengkapi dengan dua slot kartu SIM, maka segeralah pindahkan kartu SIM tersebut.

Setelah memindahkanya, disarankan untuk atur ulang jaringan yang ada di gawai Anda. Anda dapat memindahkan jaringan melalui kolom Setting-Network dan Internet- Mobile Network. Setelah itu Anda dapat mengatur APN sesuai dengan jaringan dan operator yang digunakan.


3. Coba di Ponsel Lain

Jika kedua cara di atas dirasa tidak optimal, maka disarankan untuk mencoba kartu SIM pada ponsel lain. Hal ini untuk memastikan apakah kartu SIM Anda yang rusak, atau konektivitas pada ponsel Anda yang rusak.

Cara mengatasi kartu sim tidak terbaca ini dianggap menjadi salah satu yang paling mudah dilakukan untuk menelusuri sumber kerusakan pada masalah tersebut.

4. Perbaharui OS

Apabila Anda pengguna iPhone atau produk Apple, disarankan untuk mengupdate ke versi terbaru dari iOS.

Disarankan untuk mengetahui dan melakukan update iOS dengan mengetuk menu Setting- General- Software Update. Di kolom tersebut Anda dapat mengetahui, apakah iOS yang digunakan di iPhone Anda sudah terbaru atau belum.

Disarankan untuk kembali mengecek paket data pada kartu SIM Anda sudah terisi.

Selain itu disarankan untuk memeriksa pembaruan pengaturan operator jaringan. Dengan membuka Setting- General- About. Apabila tersedia pembaruan Anda memilih 'OK' untuk memperbarui.

5. Konsultasi ke Customer Service

Cara mengatasi kartu sim tidak terbaca lainya yakni pergi ke pusat pelayanan provider operator seluler terdekat untuk berkonsultasi dan mengetahui sumber masalah.

Nantinya, Anda akan diberi solusi apakah kartu SIM tersebut dapat dicetak ulang atau memang ada masalah pada ponsel Anda. Karena dengan cara ini Ada dapat langsung mengetahui dengan ahlinya.

Ini merupakan opsi paling akhir, apabila cara di atas tidak kunjung terhubung. Disarankan untuk membawa kartu tanda penduduk (KTP) yang kerap digunakan sebagai prasyarat dalam mencetak ulang kartu SIM Anda.

Itulah cara mengatasi kartu sim tidak terbaca di ponsel Anda, disarankan untuk tetap membersihkan kartu SIM secara bertahap, dan berhati-hati jika mengeluarkan dan memasukkan kembali pada baki kartu SIM di ponsel Anda.


BANGTEKNO.COM
- Pada abad ke-8 terdapat seorang tokoh Muslim yang dijuluki sebagai bapak kimia Arab dan salah pendiri farmasi modern. Dia adalah Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan Al-Azdi atau dikenal oleh orang Eropa sebagai Geber.

Jabir Ibnu Hayyan lahir di kota Tus di provinsi Khorasan di Iran pada tahun 721 Masehi. Ayahnya merupakan seorang 'Attar' (apoteker) dari suku Azd Arab di Yaman, yang tinggal di kota Kufah di Irak selama pemerintahan Bani Umayyah.

Melansir NCBI, Jabir Ibnu Hayyan menempuh pendidikan di Yaman, di bawah asuhan Harbi Al-Himyari. Dia juga menjadi murid Imam Jafar Al-Sadiq. Selama hidup, Jabir Ibnu Hayyan belajar kimia (alkimia), farmasi, filsafat, astronomi, dan kedokteran.

Beberapa pihak menyatakan bahwa Jabir Ibnu Hayyan adalah seorang penulis produktif karena mengarang 300 buku tentang filsafat, 1.300 buku tentang peralatan mekanik, dan ratusan buku tentang alkimia.

Beberapa karya Jabir Ibnu Hayyan yang terkenal adalah Kitab al-Rahma al-Kabir; Kutub al-Mi'a wa al-Ithna 'Ashara; Kitab al-Sabe'en; Kutub al-Mawâzîn; dan Kitab al-Khams Mi'a. Sebagian besar buku-buku itu diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada Abad Pertengahan.

Buku-bukunya tentang kimia, misalnya Kitab-al-Kimya dan Kitab Al Sabe'en telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan berbagai bahasa Eropa. Terjemahan itu populer di Eropa selama beberapa abad dan telah mempengaruhi evolusi kimia modern.

Kemudian, Jabir Ibnu Hayyan dikaitkan dengan pengenalan metodologi eksperimental ke dalam alkimia dan penemuan beberapa proses kimia yang digunakan dalam kimia modern.

Misalnya, kristalisasi, kalsinasi, sublimasi dan penguapan, sintesis asam (asam klorida, nitrat sitrat, asam asetat dan tartarat), dan distilasi menggunakan alembic (Anbaiq).

Prestasi lainnya termasuk pengolahan berbagai logam, pengembangan baja, pewarnaan kain dan penyamakan kulit, pernis kain tahan air, penggunaan mangan dioksida dalam pembuatan kaca, pencegahan karat, dan identifikasi cat dan gemuk. Dia juga mengembangkan aqua regia untuk melarutkan emas.

Jabir Ibnu Hayyan membuat tiga kategori untuk unsur alam, yakni 'roh', yang menguap saat dipanaskan; 'logam' seperti emas, perak, timah, besi dan tembaga; dan 'batu' yang bisa diubah menjadi bubuk. Nomenklatur ini bisa mewakili awal dari klasifikasi elemen yang lebih baru.

Meskipun alkimia kuno berkaitan dengan pengolahan logam mulia, Jabir mendedikasikan karyanya untuk pengembangan metode kimia dasar menggunakan eksperimen dan studi reaksi kimia dan prinsip-prinsipnya, sehingga membuka jalan untuk mengubah kimia dari alam mitos dan legenda menjadi disiplin ilmiah.

Melansir Encyclopedia, Jabir Ibnu Hayyan mampu merubah suatu pandangan takhayul dan ke ranah sains. Dia menekankan eksperimen, observasi, dan metode yang dapat direproduksi untuk menghasilkan reaksi tertentu, misalnya ketika menemukan arsenik, belerang, dan merkuri.

Selain penemuannya tentang bahan kimia tertentu, yang meliputi asam nitrat, hidroklorik, sitrat, dan tartarat, Jabir juga berkontribusi pada pengetahuan tentang distilasi, sublimasi, kristalisasi, kalsinasi, dan penguapan.

Dia juga menemukan fakta bahwa memanaskan logam dapat menambah bobotnya. Dia juga menemukan alembic, bejana yang digunakan dalam distilasi. Dia juga orang pertama yang menggunakan mangan dioksida untuk membuat kaca, dan mengembangkan aqua regia sebagai alat untuk melarutkan emas.

Jabir Ibnu Hayyan diketahui sempat menjadi alkemis istana pada masa pemerintahan Khalifah Haroun Al-Rashid dan merupakan seorang dokter yang bekerja untuk para menterinya (wazir), Barmakids.

Jabir Ibnu Hayyan meninggal pada usia 94 tahun pada 815 M di Kufah.


BANGTEKNO.COM
- Kapal selam yang saat ini banyak digunakan oleh militer setiap negara, awalnya ditemukan oleh John Philip Holland pada 17 Maret 1904. Ia mengawali karirnya sebagai guru dan akhirnya mendalami ilmu sains untuk mendesain kapal selam.

John Philip Holland lahir di pesisir pantai Atlantik di Liscannor, West Co Clare, Irlandia pada 28 Februari 1841. Ia lahir dari seorang ayah yang berprofesi sebagai penjaga pantai.

Ia kemudian dikirim ke Biara Utara di Cork, Irlandia pada tahun 1858. Ia melaksanakan tugas pertamanya sebagai seorang guru dan bertemu dengan Bruder Dominic Burke, seorang guru sains terkenal, yang mendorong eksperimen ilmiah Holland untuk mengembangkan kapal selam.

Dia banyak mempelajari astronomi dan mengerjakan teori penerbangan yang menurut para ahli akurat. Saat berada di Kota Cork, Belanda mulai bereksperimen dengan kapal selam kecil di sebuah hala sekolah yang digunakan untuk menguji prototipenya.

Mengutip Irish Central, Holland memikirkan hal yang sama dengan David Bushnel, pembuat kapal selam 'Turtle' yang digunakan untuk menyerang prajurit Inggris di Pelabuhan New York selama perang kemerdekaan Amerika.

Pada tahun 1873, ia berangkat ke Boston dengan membawa desain kapal selam, yang menjadi dasar pemikiranya pada tahun 1875 ke Departemen Angkatan Laut AS.

Namun Departemen Angkatan Laut AS telah menolak rencana kapal selamnya karena dianggap tidak praktis.

Koran harian Irish World meluncurkan dana untuk uji coba kapal selam odel 33 inci milik Holland. Hasilnya meyakinkan untuk mensponsori pembangunan 'kapal perusak Skirmishing Fund' sebesar US$4000 atau senilai Rp57 juta.

Melansir Interesting Engineering, kapal ini memiliki ukuran yang lebih besar dari pendahulunya, yang diberi nama 'Fenian Ram' oleh salah satu reporter New York Sun. Sementara Holland masih mengembangkan proyek prototipe Fenian Ram, beberapa orang tidak sabar menanti kapal selam tersebut diselesaikan.

Holland menjual desain model Holland VI-nya, yang menggunakan mesin campuran bensin dan listrik ke angkatan laut AS dan Jepang. Ironisnya dia juga menjual desain tersebut ke departmen yang semula ingin dia kembangkan, Angkatan Laut Inggris.

Karena rekan-rekannya yang memiliki perkara hukum, Holland tidak pernah menanggung hasil finansial dari jerih payahnya. Namun, dia dihormati dengan Pita Matahari Terbit Kelas Empat oleh Duta Besar Jepang atas pengabdiannya yang terhormat kepada bangsa Jepang.

Setelah kematian Holland pada tahun 1914, The New York Times melaporkan bahwa meskipun ia tertarik pada kapal selam, ia menentang peperangan. Gagasannya tentang kapal selam adalah untuk melumpuhkan kapal perang dan bukan untuk menghancurkan mereka dan membunuh orang-orang yang berada di atasnya.

Bagaimanapun, ia adalah seorang pria, yang memiliki impian untuk membangun kapal selam berkapasitas 40 penumpang untuk wisata di resor tepi laut. Ia juga mengeksplorasi penggunaan kapal selam di masa damai, dan membahas peran dan potensinya dalam penelitian ilmiah. (Sumber)

Diberdayakan oleh Blogger.